Semangat gotong royong sosial menjadi ciri khas budaya masyarakat pulau Belitung akan terasa dalam momen tahunan seperti ini.
Perayaan yang berdekatan ini menjadi pengingat bahwa toleransi harus terus dirawat.
Saling memahami dan menghormati adalah kunci agar keberagaman tetap menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.
Melalui Imlek dan Ramadan, Belitung kembali menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang hidup dalam harmoni.
Dalam perbedaan, masyarakat tetap bersatu, menjaga persaudaraan, dan merawat nilai kebhinekaan.
(BilitonNews.co/Gumay)























