Mikel menjelaskan, upaya pencarian telah dilakukan sejak malam hari dengan memanfaatkan drone thermal.
“Pencarian semalam kami maksimalkan menggunakan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban maupun predator yang diduga menerkam korban, namun hasilnya masih nihil,” jelasnya.
Ia menambahkan, operasi pencarian menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi sungai yang memiliki banyak anak sungai serta potensi keberadaan hewan buas di sekitar lokasi kejadian, sehingga diperlukan kewaspadaan tinggi bagi seluruh personel di lapangan.
“Pagi ini pencarian kembali dilanjutkan bersama Tim SAR Gabungan. Semoga korban dapat segera ditemukan,” kata Mikel. (*/bilitonnews.co)




























