BILITONNEWS.CO, BELITUNG TIMUR – Potensi wisata di Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berkembang seiring hadirnya destinasi baru berbasis pertanian dan hutan mangrove.
Kawasan wisata Keretak Sawah Danau Nujau salah satunya.
Berawal dari lahan tidur yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, Desa Gantung sukses menyulap areal itu menjadi wisata agro yang menarik dan kini mulai dilirik masyarakat.
Destinasi wisata agro di Desa Gantung ini menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
Mulai dari menikmati suasana persawahan hingga mengenal proses budidaya.

Kehadiran tempat wisata ini diharapkan tidak hanya menambah pilihan destinasi di Belitung Timur, tapi juga mendorong pemanfaatan lahan produktif serta mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis alam.
Kepala Desa Gantung, Arief Kusmaryadi mengatakan pengembangan dua destinasi wisata baru di desanya merupakan bagian dari upaya menjalankan visi dan misinya sebagai kepala desa, yakni menggali dan mengembangkan potensi yang ada di Desa Gantung.
Salah satu potensi yang dinilai sangat menjanjikan adalah kawasan persawahan dan hutan mangrove.
“Areal persawahan ini sangat bagus jika dikembangkan menjadi destinasi wisata, sekaligus dipadukan dengan program ketahanan pangan,” jelas Arief Kusmaryadi kepada Bilitonnews.co, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan awalnya lahan yang digarap untuk wisata Keretak Sawah Danau Nujau merupakan lahan tidur yang tidak tergarap.
“Awalnya lahan itu tidak tergarap, lahan tidur. Sementara kita punya tanggung jawab moral untuk menyukseskan program ketahanan pangan. Akhirnya kita jadikan wisata agro agar bisa mengedukasi masyarakat tentang persawahan,” ujar Arief.
























