News
Home » Berita » Komitmen Majukan Pariwisata, Gubernur Babel Kritik Tingginya Tarif Penerbangan

Komitmen Majukan Pariwisata, Gubernur Babel Kritik Tingginya Tarif Penerbangan

GUBERNUR Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani. (bilitonnews.co)

“Ini bukan sekadar wacana. SDM, rumah sakit, makanan, hingga airline harus siap. Ini bukan janji politik, tapi kerja nyata,” ujar Hidayat.

Kritik Pedas untuk Wings Air: “Tiket Termahal di Dunia”

Dalam forum pariwisata Enhancing Asia Multi Trip Travel: The Belitung and Palembang Experience yang diselenggarakan oleh Injourney Airports di Sheraton Resort Belitung, Hidayat melontarkan kritik tajam terhadap tingginya tarif penerbangan Wings Air rute Pangkalpinang–Tanjungpandan.

Ia menyebut tarif tersebut sebagai salah satu “yang termahal di dunia” untuk durasi penerbangan hanya 30 menit.

“Siapa dari Lion Air Group di sini? Tolong catat, ini tiket paling mahal. Rp1,2 juta untuk 30 menit.

Idul Fitri 2026 Jatuh Sabtu Besok, Simak Tata Cara Salat Idul Fitri dan Sunnahnya

Dan di dalam pesawatnya panas,” ujar Hidayat di hadapan peserta yang terdiri dari jajaran Angkasa Pura, pelaku pariwisata, kepala daerah, dan perwakilan maskapai penerbangan.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya kerap menerima keluhan terkait kondisi dan harga penerbangan tersebut. Bahkan, beberapa pejabat daerah lebih memilih terbang ke Jakarta lalu lanjut ke Pangkalpinang dibanding langsung menggunakan rute Wings Air.

Menanggapi kondisi tersebut, Hidayat mengusulkan skema kerja sama baru kepada Lion Air Group. Pemerintah provinsi akan mengarahkan perjalanan dinas ke Belitung menggunakan maskapai tersebut, dengan sistem kontrak bulanan berdasarkan target keterisian kursi.

“Buat skema bulanan, bukan mingguan. Kalau target 70 persen, kami akan bantu bayar. Kita transparan. Yang penting, tidak ada komisi-komisian,” tegasnya.

Api Mengamuk di Belitung, Petugas dan Warga Bersatu Padamkan Kebakaran Hutan

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *