Kata Gus Addin, โIni bukan untuk kita ratapi, kita tangisi, atau kita sedihi. Tapi catat baik-baik. Ini yang harus kita pegang.
Warisan beliau, amanah beliau, prinsip beliau bahwa sampai kapan pun selama Indonesia berdiri, Republik berdiri, tugas Banser adalah jihad menjaga keamanan dan ketertiban, dan jihad menjaga kebhinnekaan negeri tercinta ini.โ
Lebih dalam Gus Addin menegaskan bahwa, โDalam diri kita ada darah, dalam diri kita ada urat nadi, dalam diri kita ada nyawa. Dan nyawa Indonesia adalah keberagaman, urat nadi kita adalah pergerakan. Oleh karena itu jangan pernah lepas dari seluruh spektrum perjuangan diri kita.โ
Terakhir Gus Addin mengungkapkan bahwa Banser punya sayap lengkap, sebanyak 8 satuan. Pertama, BaganaโBanser tanggap bencana.
Setidaknya seribu anggota Bagana dari Riau, Sumsel, dan Lampung telah diterjunkan 3 minggu terakhir ini untuk membantu para korban bencana banjir di Aceh, Sumatra, dan Sumbar.
Kedua, Balantas – Banser penjaga lalu lintas. Ketiga, Balakar – Banser pengendali pemadam kebakaran. Keempat, Baritim – Banser penjaga wilayah maritim. Kelima, Basada – Banser usada atau kesehatan.
Keenam, Banser Provos, Ketujuh, Banser Protokoler, dan Kedelapan, Densus 99 atau Banser untuk intelijen dan moderasi beragama.
โMohon Bapak Kapolri, dari delapan satuan ini yang relevan dengan Polri bisa bersinergi untuk pelatihan maupun praktik lapangan. Mohon dibimbing dan kemudian dikolaborasikan dan anggap sebagai bagian dari Polri dalam menjaga dan mengendalikan ketertiban dalam masyarakat,โ ujarnya. (*/BilitonNews.co)















































Komentar