Melalui apel kebangsaan ini, diharapkan sinergi antara Polri, Banser, TNI, serta seluruh elemen masyarakat semakin solid dalam mewujudkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang aman, damai, dan kondusif, sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Kegiatan Rutin
Dalam sambutannya, Ketum GP Ansor H Addin Jauharudin mengatakan bahwa kegiatan apel akbar merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Ada sejumlah agenda yang kemudian disatukan dalam suatu momentum.
โKebetulan bulan Desember ini ada haulnya Gus Dur, orangtua kita, panutan kita yang wafat bulan Desember. Kedua adalah sahabat kita, teladan kita pahlawan kita, Riyanto yang juga wafat pada 25 Desember 2002, hari ini abah dan adiknya Alhamdulillah juga hadir. Desember ini, selain Natal dan Tahun baru kita juga ada anugerah kemanusiaan, dan ziarah akbar ke Makam Sunan Gunung Jati,โ jelasnya.
Kepada pasukan para Banser, Gus Addin meminta seluruhnya harus solid, rapi, dan disiplin. โSaya tidak ingin ada satu pun kader keluar dari barisan Gerakan Pemuda Ansor,โ tandasnya.
Ia mengingatkan bahwa apa yang dilakukan hari ini tidak ada apa-apanya dibanding perjuangan alm KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang sepanjang hidupnya mendedikasikan bakti dan karyanya demi persatuan Indonesia.
โUsaha kita hari ini juga tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan perjuangan sahabat kita Riyanto yang telah membawa bom dari dalam gereja untuk dibawa keluar agar seluruh jemaat malam itu selamat, dan beliau merelakan diri tubuhnya tercabik-cabik begitu pun dengan seragam Banser kebanggaannya,โ ucapnya.















































Komentar