Sebagai tuan rumah, pimpinan pusat GP Ansor turut hadir, antara lain Ketua Umum PP GP Ansor H. Addin Jauharudin, Sekjen PP GP Ansor H Rifqi Al Mubarok, serta Kasatkornas Banser Muhammad Syafiq Syauqi.
Kegiatan tersebut juga dihadiri para ulama, pengasuh pondok pesantren, serta tokoh dan sesepuh GP Ansor dan Banser dari wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Dalam kesempatan itu, panitia memberikan Anugerah Kemanusiaan Riyanto Award 2025 kepada sejumlah kader Banser dan tokoh masyarakat yang dinilai berjasa dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan dan toleransi.
Penghargaan kategori Banser diberikan kepada sembilan kader dari berbagai daerah, sementara kategori umum dianugerahkan kepada Hasbollah Toisuta, Pelita Padang, serta AKP Yuliyanto, Kapolsek Ngaglik, Yogyakarta.
Kapolri menyampaikan bahwa Apel Kebangsaan Banser bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting yang mencerminkan komitmen Banser dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurut Kapolri, Banser memiliki peran strategis dalam mendukung pengamanan akhir tahun serta berbagai operasi kemanusiaan.
Ia juga menegaskan bahwa Banser merupakan mitra penting Polri dalam mendukung program nasional pemerintah, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
โBanser adalah simbol Islam moderat yang inklusif dan rahmatan lil alamin. Sejarah mencatat peran Banser dalam menjaga Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika,โ ujar Kapolri.
Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga menyematkan rompi Banser Lalu Lintas (Balantas) secara simbolis dan menyerahkan langsung Riyanto Award 2025 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para penerima dalam menjaga nilai kemanusiaan, toleransi, dan kebangsaan.















































Komentar