Jelang Idul Fitri 2026, Pemkab Belitung Timur Perkuat Pengendalian Harga Bahan Pokok

Asisten II Setda Beltim, Ikhwan Fahrozi menyampaikan sambutan saat penyampaian rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) dari BPS Belitung Timur, Senin (2/3/2026). (Dok. Diskominfo Beltim)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG TIMUR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berdasarkan rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) menyebutkan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) pada Februari 2026 mengalami inflasi

Penyampaian rilis IHK BPS ini berlangsung di ruang pertemuan BPS Kabupaten Beltim, Senin (2/3/2026).

“Pada Februari 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) di Kabupaten Beltim sebesar 3,00 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,23,” ungkap Kepala BPS Beltim melalui Statistisi Ahli Madya, Fetia Nursih Widiastuti dalam rilis Diskominfo Beltim.

Ia menjelaskan inflasi tahunan/y-on-y terjadi lantaran kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks di beberapa kelompok pengeluaran.

Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 22,12 persen.

Disusul perawatan pribadi dan jasa lainnya 16,25 persen.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau naik 1,27 persen; kesehatan 0,67 persen; perlengkapan dan pemeliharaan rumah tangga 0,50 persen; pakaian dan alas kaki 0,28 persen; serta restoran 0,14 persen.

“Sebaliknya, terjadi deflasi pada kelompok pendidikan 15,57 persen; transportasi 0,11 persen; serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,06 persen. Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya tercatat relatif stabil,” kata Fetia.

Bupati Belitung Timur diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ikhwan Fahrozi menegaskan data statistik memiliki peran penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *