Melalui tiga inovasi metode ajar tersebut, anak-anak usia dini lebih mudah memahami rambu lalu lintas dan cara berlalu lintas sehingga dapat menjadi bekal dalam pembentukan karakter yang patuh lalu lintas, meningkatkan kesadaran keselamatan, serta menurunkan risiko kecelakaan di masa yang akan datang.
“Terima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan apresiasi pada ajang ini.
Prestasi ini mendorong kami untuk terus konsisten dalam menghadirkan inovasi-inovasi baru untuk mendukung proses edukasi keselamatan berkendara di Indonesia” kata Zakky dalam rilisnya.
Asia-Oceania Safety Innovative Concept diikuti oleh 7 negara lainnya yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, India, dan Taiwan. Mereka diuji langsung oleh perwakilan juri yang berasal dari Honda Motor. Co, Ltd, Asian Honda. Co, Ltd dan Suzuka Traffic Education Center Manager.
Materi inovasi safety riding AHM tersebut berhasil mendapatkan apresiasi sebagai terbaik kedua dari para dewan juri.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan inovasi dalam memberikan edukasi menjadi pondasi penting dalam memberikan kemudahan bagi para peserta didik.
Pemanfaatan metode pembelajaran yang interaktif yang menyenangkan dinilai mampu meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap pentingnya keselamatan berkendara sejak usia dini.
“Capaian penghargaan ini memperkuat semangat kami bersama jaringan sepeda motor Honda di Indonesia untuk terus berkomitmen memberikan edukasi keselamatan berkendara secara berkelanjutan kepada ribuan anak-anak usia dini.
















