Sedangkan jalan lingkungan di Kecamatan Kelapa Kampit sepanjang 592 meter dialokasikan dana sebesar Rp746 juta.
โDua kegiatan ini fokus untuk mendukung akses di kawasan permukiman masyarakat,โ jelas Idwan.
Tak hanya pembangunan jalan, DPUPRP2RKP juga merencanakan pembangunan Drainase Irigasi Tambak di Desa Gantung, Kecamatan Gantung.
Proyek di bawah Bidang Sumber Daya Air ini memiliki panjang sekitar 460 meter dengan nilai anggaran kurang lebih Rp1,5 miliar.
โIrigasi ini ditujukan untuk mendukung tambak air payau milik masyarakat, agar lebih berkelanjutan,โ tambahnya.
Anggaran Terbatas, Sejumlah Program Belum Maksimal
Idwan mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama pada tahun 2026. DPUPRP2RKP Kabupaten Beltim hanya memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp36 miliar, termasuk belanja pegawai.
โKalau khusus untuk kegiatan fisik, pemeliharaan, dan program lainnya, anggarannya sekitar Rp17 miliar,โ ungkapnya.
Padahal, masih banyak program prioritas yang membutuhkan dukungan dana, salah satunya rehabilitasi rumah tidak layak huni dengan target 1.000 unit.
Meski demikian, pada tahun 2026 ini Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman baru mampu mengalokasikan perbaikan untuk 180 rumah.
โKondisinya masih sama seperti tahun lalu, anggaran kita belum sepenuhnya ideal. Dana yang ada harus dibagi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari infrastruktur permukiman hingga bantuan sosial,โ ujarnya.
Selain itu, DPUPRP2RKP juga merencanakan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Damar pada tahun 2026.















































Komentar