News
Home ยป Berita ยป Di Balik Penetapan Bahasa Indonesia di Vatikan: Peran PWKI hingga Pertimbangan Geopolitik

Di Balik Penetapan Bahasa Indonesia di Vatikan: Peran PWKI hingga Pertimbangan Geopolitik

Rombongan Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI), berfoto bersama dengan Dubes RI Untuk Takhta Suci Trias Kuncahyono (berpeci) dan Ketua Komisi Komsos Mgr Agustinus Tri Budi Utomo (berjubah) setelah penandatanganan MOU penggunaan resmi Bahasa Indonesia di Vatican News, Rabu (25/03/2026). (Foto: Istimewa)

Sebelum berangkat ke Vatikan, rombongan PWKI memohon restu kepada Kardinal Ignatius Suharyo dan melaporkan tujuan kunjungan.

Dalam pertemuan April 2024 di Vatikan, delegasi PWKI dipastikan terkait jalan menuju MOU Penggunaan Bahasa Indonesia. Dikatakan Dikasteri Komunikasi bahwa penggunaan bahasa Indonesia di Vatican News hanya dapat dilakukan berdasarkan MOU.

Namun penandatanganan MOU hanya dapat dilakukan antara Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Dikasteri Komunikasi Takhta Suci. Kunjungan ke Vatikan pada April 2024 tersebut ditindaklanjuti dengan laporan ke Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Pada tahapan berikutnya, secara resmi, Dubes RI M Trias Kuncahyono, Rm. Markus Solo Kewuta SVD dan Rm Agustinus Purnomo mengadakan lobi dengan Dikasteri untuk menegaskan kembali progres terkait MOU tersebut.

Dalam menggoalkan MOU tersebut, PWKI, KBRI Untuk Takhta Suci dan KWI saling bekerja sama dan berkordinasi. (*/BilitonNews.co)

Vatikan Resmi Hadirkan Bahasa Indonesia di Vatican News, Perkuat Akses Umat

Laman: 1 2 3 4

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *