BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Rencana pembangunan Batalyon 17 Marinir di Desa Munsang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, mulai menjadi perhatian masyarakat setempat menyusul kunjungan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr Muhammad Ali, Senin (16/2/2026).
Kunjungan orang nomor satu di jajaran TNI AL tersebut difokuskan pada peninjauan langsung lokasi yang direncanakan menjadi markas satuan baru Korps Marinir.
Setibanya di Bandara H AS Hanandjoeddin, Kasal bersama rombongan langsung bergerak menuju Desa Munsang didampingi Danlanal Babel, Kolonel Marinir Yulindo.
Berbeda dari sekadar agenda seremonial, peninjauan ini dinilai sebagai langkah awal pemetaan kesiapan wilayah, termasuk aspek geografis dan aksesibilitas.
Lahan seluas sekitar 142 hektare disiapkan untuk pembangunan kompleks batalyon, yang nantinya mencakup fasilitas latihan, kawasan permukiman prajurit, hingga lapangan tembak dengan jarak 400 sampai 800 meter.
Dari sisi pertahanan, wilayah perairan Desa Munsang disebut memiliki nilai strategis karena berhadapan langsung dengan kawasan perbatasan utara Indonesia, termasuk jalur menuju Natuna dan Laut Cina Selatan.
Selain itu, Pulau Belitung berada di lintasan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I yang merupakan jalur pelayaran internasional.
Namun demikian, keputusan final pembangunan Batalyon 17 Marinir masih akan melalui kajian dan pertimbangan internal TNI Angkatan Laut.
Aspek keamanan, tata ruang, serta dampak sosial-ekonomi terhadap masyarakat sekitar menjadi bagian penting yang akan diperhitungkan sebelum proyek tersebut benar-benar direalisasikan.


















