BILITONNEWS.CO, TANJUNGPANDAN – Aktivitas pembibitan cabai di halaman rumah kini kian diminati masyarakat sebagai alternatif solusi menghadapi fluktuasi harga bahan pokok. Selain membantu menghemat pengeluaran dapur, kegiatan ini juga dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga secara mandiri.
Di Belitung, tren ini mulai berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup berkelanjutan. Salah satu warga yang merasakan langsung manfaatnya adalah Dedi, warga Kebun Jeruk, Desa Air Ketekok, Tanjungpandan.
Dedi memanfaatkan lahan sempit di pekarangan rumahnya untuk menyemai benih cabai. Dengan media tanam sederhana berupa campuran tanah, kompos, dan sekam, ia berhasil menumbuhkan bibit cabai tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
โProsesnya cukup mudah dan tidak membutuhkan peralatan mahal. Siapa pun bisa mencoba, bahkan pemula sekalipun,โ ujar Dedi, Senin (6/4/2026).
Ia menambahkan, kondisi cuaca pada April juga cukup mendukung untuk bercocok tanam cabai di pekarangan rumah.
Tahap awal pembibitan dimulai dengan merendam benih cabai selama beberapa jam sebelum disemai di wadah kecil seperti polybag atau tray semai. Dalam waktu 7 hingga 14 hari, benih mulai berkecambah. Bibit kemudian siap dipindahkan ke media tanam yang lebih besar setelah memiliki tiga hingga empat helai daun.
Menurutnya, cabai termasuk tanaman yang relatif cepat panen jika dirawat dengan baik, sehingga menjadi pilihan ideal untuk skala rumah tangga.
โSelain mudah, cabai cepat dipanen. Jadi hasilnya bisa langsung dirasakan untuk kebutuhan sehari-hari,โ tambahnya.

















































Komentar