Untuk mengatasi hal tersebut, BPBD akan membentuk satuan tugas gabungan yang melibatkan dinas terkait, kepolisian, dan TNI guna mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan secara sengaja.
Sosialisasi juga akan mencakup penegasan sanksi sesuai peraturan daerah yang berlaku.
Secara keseluruhan, terdapat 23 titik rawan bencana di Provinsi Bangka Belitung, dengan jenis bencana yang sering terjadi antara lain banjir, banjir rob, kebakaran hutan, dan angin puting beliung.
Dalam kegiatan ini, BPBD memfokuskan edukasi pada ancaman banjir rob di wilayah pesisir.
Di Desa Sungai Padang sendiri tercatat sekitar 300 nelayan, dengan target peserta sosialisasi sebanyak 100 orang.
BPBD berharap kegiatan ini nantinya juga dapat dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. (BilitonNews.co/tedja pramana)

















































Komentar