Meski tidak paling sedikit, daerah ini memiliki dinamika pertumbuhan penduduk yang lebih lambat dibanding kabupaten lain.
Namun yang membuat Belitung semakin mencuri perhatian bukan hanya jumlah penduduknya, melainkan sosok bupati yang memiliki kekayaan luar biasa besar.
Kabupaten ini juga dikenal sebagai kawasan dengan potensi pariwisata bahari kelas dunia, namun masih menghadapi tantangan besar terkait integrasi akses dan pengelolaan destinasi wisata.
Kedua, Kabupaten Belitung Timur (Beltim)
Turun ke posisi kedua, Kabupaten Beltim menjadi wilayah dengan penduduk paling sedikit di provinsi ini.
Jumlah penduduknya hanya 132,495 jiwa, menjadikannya daerah dengan aktivitas masyarakat yang relatif rendah.
Meskipun sepi, Beltim memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama pada sektor perkebunan dan kelautan.
Ketiga, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng)
Di posisi ketiga ada Kabupaten Bateng yang dihuni sekitar 209,120 jiwa pada 2025.
Wilayah ini memiliki perkembangan ekonomi yang cukup baik, namun persebaran penduduknya masih kalah dibanding kabupaten dengan pusat aktivitas ekonomi yang lebih kuat.
Bupati tajir di Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, pemimpin di Kabupaten Belitung.
Dari ketiga kabupaten tersepi tersebut, Kabupaten Belitung menjadi sorotan paling besar karena dipimpin oleh bupati yang memiliki kekayaan fantastis.
Djoni Alamsyah Hidayat, pengusaha sukses kelahiran 28 Juni 1966 yang memenangkan Pilkada 2024 lalu dan resmi menjabat bupati periode 2025-2030.
Menurut data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Djoni Alamsyah memiliki kekayaan mencapai Rp 158.199.632.425.















































Komentar