BILITONNEWS.CO — DPRD Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendorong evaluasi menyeluruh terhadap jalur distribusi elpiji 3 kilogram, mulai dari tingkat agen hingga pengecer.
Transparansi data distribusi dinilai sangat penting agar tidak menimbulkan kebingungan dan keresahan di tengah masyarakat.
Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya menyampaikan hal itu saat audiensi terkait kelangkaan elpiji 3 kg yang berlangsung di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Babel, Senin (2/2/2026).
Didit juga mengusulkan pembentukan tim terpadu untuk menelusuri penyebab kelangkaan elpiji 3 kg yang akhir-akhir ini dikeluhkan masyarakat.
Ia berharap melalui pembentukan tim terpadu ini, penyebab kelangkaan elpiji bisa segera terungkap.
Upaya ini juga menjadi dasar pembenahan sistem distribusi elpiji agar kejadian serupa tidak terulang.
“Intinya, semua harus transparan supaya persoalan ini terang-benderang dan masyarakat tidak dirugikan,” kata Didit dalam audiensi.
Didit menjelaskan masalah elpiji tidak bisa dianggap sepele.
Hal ini lantaran berdampak langsung pada kebutuhan rumah tangga hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Tim terpadu diperlukan untuk menelusuri masalah distribusi gas bersubsidi tersebut agar dapat dilakukan secara menyeluruh dan transparan.
“Kalau memang sudah siap, besok kita mulai bentuk tim terpadu.
Kita libatkan juga pihak kepolisian agar pengawasan berjalan maksimal,” tegasnya.
Menurut Didit, keterlibatan aparat kepolisian penting untuk memperkuat fungsi pengawasan.

















