Anggaran Terbatas, Disbudpar Beltim Prioritaskan Event Lokal di Tahun 2026

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Beltim. (ist)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG TIMUR – Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah berdampak signifikan pada kinerja pemerintah daerah. Ruang gerak operasional pemerintah daerah dibatasi hingga memperlambat perputaran ekonomi daerah jika tidak dikelola dengan tepat.

Hal ini juga terjadi pada ruang gerak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Berbagai event yang bersifat nasional dan internasional yang pernah digelar tahun-tahun sebelumnya, kini harus ditadakan karena kekurangan anggaran.

“Karena anggarannya tidak cukup lagi, tahun 2026 ini kita tidak mengadakan event nasional atau internasional. Kita lebih kepada event lka, seperti bujang dayang Beltim, festival tari yang lebih bersifat lokal,” kata Hendi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Beltim saat menerima kunjungan tim redaksi BilitonNews.co di kantor Disbudpar Beltim, Rabu (25/2/2026).

Tim redaksi BilitonNews.co yang terdiri dari Syukri Gumay, General Manager Business, Kamri, News Manager, MC Tedja Pramana, Editor in Chief serta Randi Irawan, Finance Department berkesempatan berbincang santai dengan Hendri di ruang kerjanya.

Dalam bincang-bincang santai, Hendri menjelaskan, untuk event yang digelar Disbudpar Beltim tahun 2026 sepertinya masih fokus ke event lokal karena dampak efisiensi sehingga anggaran terbatas.

“Kita tidak lagi mengundang dari luar daerah. Event yang paling dekat di sekitar Juni atau Juli yakni proses revalidasi Geopark Belitong. Dimana kita tengah mempertahankan status hijau dari UNESCO, karena saat ini kita kena kartu kuning,” kata Hendri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *