Belitung
Home » Berita » Bapas Tanjungpandan Wujudkan Pembimbingan Produktif Melalui Budidaya Tanaman Pangan

Bapas Tanjungpandan Wujudkan Pembimbingan Produktif Melalui Budidaya Tanaman Pangan

Klien Pemasyarakatan Bapas Kelas II Tanjungpandan memanfaatkan lahan tidur di pekarangan kantor menjadi kebun bayam dan kangkung sebagai bagian dari pembimbingan kemandirian dan penguatan ketahanan pangan, Rabu (8/7/2026) (Dok. Bapas Tanjungpandan)

BILITONNEWS.CO, TANJUNGPANDAN – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terus menghadirkan program pembimbingan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban administratif, tetapi juga membekali Klien Pemasyarakatan dengan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka setelah kembali ke tengah masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan lahan tidur di pekarangan kantor Bapas sebagai area budidaya tanaman pangan berupa bayam dan kangkung, Rabu (8/7).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembimbingan kepribadian dan kemandirian sekaligus mendukung salah satu dari 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni penguatan ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi sumber daya yang dimiliki satuan kerja pemasyarakatan.

Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan kini disulap menjadi lahan produktif. Dalam prosesnya, Klien Pemasyarakatan dilibatkan secara langsung mulai dari membersihkan lahan, menggemburkan tanah, membuat bedengan, menanam bibit, hingga merawat tanaman.

Melalui kegiatan tersebut, para klien tidak hanya memperoleh keterampilan dasar di bidang pertanian, tetapi juga dibekali nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan semangat produktivitas sebagai bekal menjalani proses reintegrasi sosial.

Misteri ‘Kapal Hantu’ di Belitung, Kapal Cepat 7 Mesin Ditemukan Tanpa Awak di Hutan Bakau

Kepala Sub Seksi Bimbingan Klien Dewasa Bapas Kelas II Tanjungpandan, M. Yeyen Purbasari, mengatakan pembimbingan terhadap Klien Pemasyarakatan harus mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi individu maupun lingkungan sekitar.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *