BILITONNEWS.CO – Persatuan Guru Madrasah Indonesia Raya (PGMI) Provinsi Bangka Belitung (Babel) melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya di ruang kerjanya pada Senin, 2 Februari 2025.
Audiensi dipimpin oleh Sulaeman selaku perwakilan PGMI Babel.
Dalam pertemuan itu, PGMI menyampaikan berbagai aspirasi terkait keberlangsungan dan penguatan pendidikan madrasah di Babel.
Sulaeman menjelaskan PGMI Babel berdiri sejak 2018 dan saat ini telah memasuki periode kedua kepengurusan.
Sejak awal, PGMI konsisten memperjuangkan peningkatan kualitas pendidikan madrasah serta kesejahteraan guru-gurunya.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah permintaan agar anggaran pendidikan untuk madrasah tingkat SMA atau Madrasah Aliyah tidak dihapus.
PGMI juga mendorong agar SMA swasta dan madrasah aliyah diberikan ruang berkembang yang setara dengan SMA negeri, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun dukungan kebijakan
“Madrasah dan SMA swasta harus mendapat kesempatan yang adil untuk berkembang.
Termasuk pondok pesantren yang bisa dijembatani melalui program CSR perusahaan, karena ini juga masuk dalam domain Kementerian Agama,” ujar Sulaeman.
PGMI menegaskan, guru madrasah memiliki tanggung jawab yang sama dengan guru lainnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Oleh karena itu, perhatian dan dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar guru madrasah tidak merasa berjuang sendirian.
“Audiensi ini juga menjadi ajang silaturahmi, sekaligus upaya bersama membantu pendidikan di Bangka Belitung melalui program-program pendidikan yang berkeadilan,” tambahnya.


























